Kim Kurniawan

Kim Jeffrey Kurniawan atau Kim Bun (lahir di Mühlacker, Jerman, 23 Maret 1990; umur 21 tahun) adalah pemain sepak bola Indonesia keturunan Jerman. Saat ini ia memperkuat Persema Malang di Liga Super Indonesia. Kim merupakan salah satu pemain yang di naturalisasi oleh PSSI selain Christian Gonzalez.

Kim adalah adik dari Jenifer Kurniawan. Ia mempunyai garis keturunan Tionghoa-Indonesia dari sang Ayah. Kakeknya, Kwee Hong Sing tercatat pernah membela Persija Jakarta dan juga Tim nasional sepak bola Indonesia di era 1950-an. Kala itu, Indonesia ditangani seorang pelatih asal Yugoslavia, Antun Pogačnik. Di bawah asuhan Pogacnik, timnas lumayan bersinar.

Beberapa hal yang perlu dicatat adalah kesuksesan Indonesia meraih medali perunggu Asian Games 1958, nyaris mengungguli Uni Soviet yang diperkuat Lev Yashin di Olimpiade 1956, menundukkan China di Kualifikasi Piala Dunia 1958, dan menjuarai Piala Merdeka 1961 dan 1962 di Malaysia.

Selain itu, Kwee Hong Sing juga mencicipi beberapa gelar bersama Persija Jakarta. Ia direkrut Persema Malang bersama Irfan Bachdim, Kim di Persema Malang atas ajakan dari Timo Scheunemann, ketika pelatih Persema ini pulang ke kampung halamannya di Jerman. Beberapa minggu kemudian Kim bersama dengan Irfan Haarys Bachdim dan Alessandro Trabucco di undang datang ke Indonesia untuk bermain dalam laga amal bersama pemain-pemain berbakat lainnya untuk tokoh sepakbola Lucky Acub Zaenal dan Rusdy Bahalwan, di Malang dan Surabaya.

Filmografi

Sumber, Wikipedia

Perihal kevinsero
y

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: